Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

IMM as the Theology of Hope

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah hadir sebagai the theology of hope. Sebagai harapan pencerahan, harapan bagi lahirnya lokomotif pengembangan tajdid, pengembangan pemikiran, dan kemajuan peradaban bagi Ikatan, Persyariakatan, umat, dan bangsa. Jika esensi ini mampu dipahami oleh segenap kader, maka IMM bisa menjadi garda terdepan sebagai pelopor kemajuan, pemecah kebuntuan pemikiran, pencair kemandekan konstekstualisasi ajaran-ajaran yang lebih membumi, praksis, dan berlaku lebih universal. Ranah yang menjadi garapan IMM harusnya bukan lagi pada purifikasi dan ibadah murni. saatnya IMM sebagai pelanjut ranah dinamisasi dan modernisasi, wacana dan praksis yang lebih universal, dan tidak sempit.

Kaligrafi Karya Siradjuddin*

“Kaligrafi Arab merupakan jenis tulisan yang elastis, tampil dengan bentuk keindahan yang sensitif. Seperti dalam kaligrafi Cina, seorang kaligrafer dalam seni khat memiliki daya sensitivitas yang tinggi di samping kepandaian teknik menulis. Maka, nilai pribadi seniman tampak pada setiap jenis karya seni khat yang menjadi sumber pertumbuhan dari gaya dalam kaligrafi Arab.” (Wiyoso Yudoseputro dalam Pengantar Seni Rupa Islam di Indonesia) *Siradjuddin merupakan kader IMM Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta