Langsung ke konten utama

Postingan

Sunni-Shia dialogue: What’s feasible*

By: Muhammad Ali   One of the strategic issues raised at the recent 47th congress (muktamar)of the nation’s largest modernist Islamic organization, Muhammadiyah, was the enhancement of Sunni-Shia dialogue. The Sunni-Shia crisis is almost as old as Islam itself, occurring right after the death of Prophet Muhammad. The conflict continues to resurface in parts of the Middle East and even in Sampang, Madura in East Java from 2011 onward, albeit on a much smaller and local scale. These tensions, both abroad and at home, have led Muhammadiyah leaders, scholars and activists to address the issue by advocating “internal” dialogues. According to scholars on Islam such as Robin Bush and Budhy-Munawar Rachman, the official positions of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama(NU) toward the Sunni-Shia tension are generally “conservative”. But the same findings also reveal diverse opinions within the leadership and membership of these two largest Islamic organizations toward religio...

13 Rekomendasi Muktamar ke-47 Muhammadiyah

Muktamar ke-47 Muhammadiyah telah ditutup. Hasilnya, forum Muktamar merekomendasikan 13 hal untuk ditindaklanjuti oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020. Muktamar Muhammadiyah menyoroti berbagai isu-isu strategis keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal. Berikut ini 13 rekomendasi Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, Sulawesi Selatan. Pertama , membangun masyarakat dengan ilmu. Muhammadiyah menilai budaya ilmu di Indonesia masih rendah dan menjadi sebuah masalah yang serius bagi bangsa. Kelemahan dari budaya keilmuan juga menyebabkan sebagian warga bangsa sering bertindak tidak rasional, sempit, dan beragam perilaku klenik yang mematikan akal sehat. "Bangsa Indonesia perlu membangun keunggulan dengan mengembangkan masyarakat ilmiah melalui budaya baca, menulis, berpikir rasional, bertindak strategis, bekerja efisien, dan menggunakan teknologi untuk hal postif dan produktif," kata pimpinan sidang muktamar, Din Syamsuddin, Jumat (7/8/2...

NU dan Muhammadiyah, Berfastabiqul Khairatlah!

Dua sayap civil society terbesar di Indonesia sedang menggelar hajatan akbar. NU sedang bermuktamar di Jombang dan Muhammadiyah di kota Makassar. Keduanya sedang mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Di usianya yang sudah tidak lagi muda, kedua ormas ini dituntut untuk tetap eksis menebarkan wajah agama yang tidak statis dan tidak menunjukkan status quo-vadis. Lumrahnya dalam catatan historis, ketika usia suatu komunitas organisasi telah mapan dan beban struktural telah kian membesar, maka virus yang paling sulit dibasmi adalah munculnya kejumudan yang kritis. Keberadaan dua ormas ini telah diakui oleh segenap elemen bangsa, bahkan dunia internasioanl. Mereka sudah saling mengisi dan bersatu padu di masa penjajahan merebut kemerdekaan Indonesia. Di awal kemerdekaan, para tokoh ormas menanggalkan baju sektariannya dan bersatu demi meletakkan pijakan dasar kemajuan bangsa dan kemakmuran masa depan anak cucu. Jika mencermati lebih jauh, ternyata posisi kedua ormas sebagai pelopor k...

Lirik lagu Mars Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

I = G.2/4 Lagu : Mursjid Syair : M. Diponegoro Ayolah Ayo-ayo.... Derap derukan langkah Dan kibar geleparkan panji-panji Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sejarah Ummat Telah Menuntut Bukti Ingatlah Ingat-Ingat.... Niat tlah di ikrarkan Kitalah cendekiawan berpribadi Susila cakap taqwa kepada Tuhan Pewaris Tampuk Pimpinan ummat nanti Reff: Immawan dan Immawati Siswa teladan Putra harapan Penyambung Hidup generasi Ummat Islam seribu zaman Pendukung cita-cita luhur Negri indah adil dan makmur

Antara Pembantu dan Penentu (Catatan Jelang Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar)

Note: Tulisan ini dimuat di Harian Republika kolom Resonasi, dalam Lima Bagian. Oleh: Professor Ahmad Syafii Maarif Bila tidak ada aral melintang, Muhammadiyah akan menyelenggarakan muktamarnya yang ke-47 di Makassar pada 3-7 Agustus 2015. Berbagai persiapan telah dilakukan sehingga diharapkan muktamar akan berjalan lancar dan produktif, sekalipun bendahara panitia Ir H Dasron Hamid MSc telah wafat pada 24 April 2015 di RS PKU Gamping, Yogyakarta. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un , semoga sahabat kita ini mendapatkan husnu al-khatimah di akhir hayatnya, amin. Kematian Dasron memang sebuah kehilangan besar bagi Muhammadiyah, tetapi agama mengajarkan agar orang tidak boleh larut dalam suasana duka, betapa pun berat dirasakan. Muhammadiyah dibentuk pada 8 Dzulhijah 1330/18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta. Dalam usianya yang sudah melampaui satu abad dengan segala kebesaran dan kelemahannya, “Res...

FILOSOFI HIDUP WONG JOWO

1. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala), Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat. 2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara Maksunya Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak). 3. Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti Artinya segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar. 4. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha Artinya Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan. Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan, kekayaan atau keturunan, Kaya tanpa didasari kebendaan. 5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun K...

Lirik Lagu Sang Surya (Mars Muhammadiyah)

Sang Surya Tetap Bersinar Syahadat Dua Melingkar Warna Yang Hijau Berseri Membuatku Rela Hati Ya Allah Tuhan Rabbiku Muhammad Junjunganku Al Islam Agamaku Muhammadiyah Gerakanku Di Timur fajar Cerah Gemerlapan Mengusir Kabut Hitam Menggugah Kaum Muslimin Tinggalkan Peraduan Lihatlah Matahari Telah Tinggi Di Ufuk Timur Sana Seruan Illahi Rabbi Samina Wa Atthona Ya Allah Tuhan Rabbiku Muhammad Junjunganku Al Islam Agamaku Muhammadiyah Gerakanku